Zat aditif terbagi menjadi 2 yaitu zat aditif alami dan buatan, berikut kelebihan dan kekurangannya. 1. Kelebihan. Penggunaan zat aditif memiliki keuntungan meningkatkan mutu makanan dan pengaruh negatif bahan tambahan pangan terhadap kesehatan. Hidup Sehat Mengenal Fungsi Zat Aditif pada Makanan dan Efek Sampingnya Tak hanya sebagai pengawet, zat aditif pada makanan juga digunakan untuk memberikan warna serta aroma sedap. Meski fungsi dan manfaatnya sangat banyak, menggunakan bahan tambahan makanan ini bisa menyebabkan efek samping yang perlu diwaspadai. Secara teknis, additive manufacturing adalah proses di mana suatu produk dibuat dengan membangun sesuatu satu demi satu lapis seperti pencetakan dan biasanya mengacu pada pencetakan 3D. Manufaktur aditif pertama kali digunakan untuk mengembangkan prototipe pada tahun 1981 oleh Dr. Hideo Kodama. Proses ini dikenal sebagai rapid prototyping Zat aditif adalah zat yang ditambahkan ke dalam makanan untuk menjaga atau meningkatkan keamanan, kesegaran, rasa, tekstur, atau tampilannya. Zat ini terdapat dalam bentuk alami maupun buatan. Di Indonesia, zat aditif disebut juga bahan tambahan pangan (BTP), penggunaannya diawasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Zat aditif pewarna alami memang lebih aman jika digunakan. Namun, kelebihan dari pewarna sintetik adalah pilihan warna lebih banyak, dan tahan lama. Penggunaan pewarnaan makanan dan minuman yang dilarang adalah pewarna tekstil. Ciri dari pewarna tekstil adalah warnanya yang terlalu mencolok. qJd6yP.