Biasanya kalau menggunakan Mazm 90:12, kita akan menemukan khotbah atau renungan dengan judul-judul seperti: Menjalani Hidup Yang Bijaksana, Menghitung Hari Dengan Bijak atau Hati Yang Bijaksana. Tapiseperti Yakub dan Sarah Adams. Tuhan hadir dalam dukacita keluarga. Ia adalah Tuhan yang mengerti dan peduli semua persoalan di hidup kita. Kehadiran Tuhan menjadi kekuatan bagi Yakub, bagi Sarah Adams, bagi penumpang kapal Titanic, bagi keluarga besar yang berduka dan bagi kita semua. Kehadiran Tuhan menegaskan bahwa janjiNya ya dan Amin. Kesedihanyang Kudus atau kesedihan Tuhan ini merupakan kesedihan yang harus ada. Alkitab mencatat ada 4 (empat) macam DUKACITA yang kudus yang harus ada pada orang Kristen. 1. DUKA CITA KARENA MEMBENCI DOSA. Kesedihan yang pertama-tama ada ketika manusia berdosa bertobat adalah kesedihan karena membenci dosa. KetaatanYesus mengakibatkan kita beroleh keselamatan sehingga Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah Hadirinjamaah Jumat rahimakumullah, Mungkin dari kita semua SebuahRenungan Tentang Kematian. Dan aku mendengar suara dari sorga berkata: Tuliskan: “Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini.” “Sungguh,” kata Roh, “supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.”. Wahyu 14:13. Denganmerenungkan kurangnya disiplin dan kelalaian di dalam Gereja pada zaman sekarang, seseorang menyadari betapa sangat mendesaknya kebutuhan untuk memperingatkan manusia tentang segala kengerian neraka. Begitu banyak orang dalam kondisi linglung rohani, tanpa memiliki suatu pemahaman rohani tentang realita sorga dan neraka. Penulis didorong oleh DidikanSeorang Ayah. oleh: Pdt. Nathanael Channing. Kita pasti menganggap bahwa pendidikan sangat penting. Negara maju pasti mempunyai proses pendidikan yang baik, mulai dari play group, taman kanak-kanak, sampai perguruan tinggi bahkan pascasarjana. Bukan hanya ada tempat pendidikannya, melainkan juga proses belajar mengajar dengan kualitas KORBANANAK DOMBA JANTAN; PEMBEBAS ISRAEL DARI MESIR (Keluaran 12:1-28) Yesus menyertai kita dengan Roh Kudus yang menajdi penolong dan penghibur supaya kita menghadapi kematian orang terkasih kita dengan rela dan dengan rendah hati. Rela karena anak kekasih kita ini adalah milik Tuhan. Ia kembali kepada pemiliknya. Kematiandalam Pandangan Katolik Tulisan Lepas Rm. Elisa Maria, CSE Teaser: Kami diciptakan untuk-Mu ya Tuhan, jiwa kami belum tenang sebelum beristirahat pada-Mu. Ungkapan ini keluar dari lubuk hati seorang makhluk ciptaan Allah yang begitu rindu untuk bersatu dengan Allah Sang Pencipta. Itulah Santo Agustinus, seorang Bapak dan Pujangga Gereja yang mrafv. Tuesday, 18 January 2022 Edit Khotbah penghiburan dukacita dan kekuatan mengikhlaskan orang yang meninggal 2022/2023. Kematian seseorang yang kita kasihi sangat sulit bagi kita untuk mengikhlaskannya. Apalagi orang itu orang tua kita, anak kita, saudara kita. Misalkan yang paling sederhana ketika seorang anak muda pergi merantau dan meninggalkan orang tuanya. Tentu orang tuanya sangat sulit baginya untuk bisa berpisah dengan anaknya. Apalagi perpisahan karena kematian pasti kedukaan itu begitu ini pernah dialami oleh Abraham ketika istrisnya Sarai meninggal dunia. Abraham meratapinya dan menangisinya. Karena Abraham sangat mencintai Sarai intrinya Saudaraku kematian itu tidak bisa dihindari, setiap orang pasti akan menerima bagianya masing-masing. Hanya saja caranya dan waktunya saja yang renungan ini saya menyampaikan kepada anda bersukacitalah. Sebab kita ini adalah orang-orang yang berpengharapan di dalam Kristus. Firman Tuhan berkata; "Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia" 1 Tesalonika 413-14.Ini adalah firman Allah yang dituliskan oleh Rasul Paulus kepada jemaat Tesalonika pada waktu itu. Supaya mereka tidak berdukacita karena meninggalnya orang-orang yang mereka cintai. Melainkan berpengharapanlah di dalam Kristus. Sebab mereka yang meninggal di dalam Kristus saat ini mereka bahagia bersama dengan itu bukan akhir segalanya melainkan perpindahan tempat ke dunia baru yang penuh kebahagiaan bersama dengan Kristus. Bukan hanya itu saja saudaraku ketika telah tiba waktuknya hari pengangkatan orang-orang percaya. Disitu juga orang-orang yang sudah meninggal di dalam Kristus akan dibangkitkan 1 Korintus 1535-58.Jangan anda berkata kematian adalah akhir segalanya, tidak saudaraku. Kita ini bukan orang-orang yang sial. Melainkan kita ini adalah orang-orang berpengharapan di dalam Kristus. Sebab Kristus telah memberikan hidup kekal yang pasti untuk kita renungan penghiburan dukacita kiranya memberkati saudara. Tuhan Yesus Memberkati kita semua. Amin.. Syalom... Nama saya Trisman Jaya Ndraha dan asal saya berasal dari Pulau Nias. TYM Lagu Kidung Jemaat 401 yang kita nyanyikan di awal ibadah ini “Makin Dekat Tuhan” adalah lagu yang dinyanyikan grup musik Hartley sebelum Kapal Titanic, kapal pesiar yang mewah tenggelam karena menabrak sebuah gunung Es tahun 1912. Bapak/Ibu yang pernah menonton Film Titanic mungkin masih mengingat adegan itu. Para musisi memainkan lagu ini untuk menenangkan orang-orang yang ketakutan karena kapal akan tenggelam. Lagu “Makin Dekat Tuhan” menjadi simbol harapan di tengah laut yang dingin, rasa takut pada maut yang menjemput dan gelapnya kematian. Lagu ini mengingatkan para penumpang kapal bahwa Tuhan selalu ada dan menyertai manusia dalam situasi dan kondisi apapun juga. Lagu ini tetap dinyanyikan hingga kapal sepenuhnya tenggelam. Semua anggota grup music Hartley tenggelam bersama Kapal Titanic. Tapi lagu ini menjadi nyanyian pengharapan yang memberi kekuatan saat maut menjemput mereka. Kidung Jemaat 401 ini syairnya ditulis oleh Sarah Flower Adams pada 1841. Namanya Sarah Fuller Flower kemudian menjadi Sarah Flower Adams saat menikah dengan suaminya Wiliiam Adams. Sarah Adams mempunyai cita – cita menjadi seorang aktris top, tapi Tuhan mempunyai rencana yang berbeda untuk hidupnya. Lirik “Makin Dekat Tuhan” ditulis Sarah saat Pendeta di jemaatnya membutuhkan Lagu Pujian yang terkait dengan kisah Yakub seperti dalam pembacaan kita Kejadian 2810-22 16-19. Kisah Yakub yang berjumpa dengan Allah saat hidupnya sedang tertekan. Di Betel, Yakub tidur beratap langit dan berbantal batu yang keras tapi hidupnya jauh lebih keras dari batu yang dipakai sebagai alas kepalanya. Yakub seorang pelarian, sendirian dan nyawanya terancam. Tetapi setelah pengalaman imannya berjumpa dengan Tuhan Yakub sadar bahwa Allah bersamanya bahkan di saat Yakub tidak menyadari dan mengetahui kehadiran Allah itu. Pada ayat 16 Yakub berkata “Sesungguhnya Tuhan ada di tempat ini dan aku tidak mengetahuinya”. Dalam hidupnya yang berantakan, Tuhan tidak pernah meninggalkan Yakub sendirian. Sadarlah ia bahwa Tuhan masih dekat padanya seperti dahulu ketika ia ada dalam rumah ayah ibunya. Batu alas kepala itu menjadi batu peringatan dan tempat itu menjadi Betel, Rumah Allah. Pergumulan dan perenungan Sarah erat kaitannya dengan kisah Yakub. Sarah Adams menderita TBC, ia harus berjuang dalam pergumulan antara iman dan kenyataan. Tapi Sarah Adams mengimani bahwa kekuatan dari pergumulannya ia peroleh pada Salib Kristus yang mengangkatnya dari setiap keterpurukan. “Walaupun Saliblah mengangkatku”. Seperti Yakub, Sarah Adams berkomitmen tetap dekat pada Tuhan. “Makin dekat Tuhan” menjadi sebuah proses perjumpaan Sarah dengan Tuhan. Impian Sarah Adams untuk menjadi Aktris hebat harus terhenti karena TBC. Bahkan penyakit itu juga merengutnya dalam usia muda 43 tahun. Sarah Adams tidak menjadi seorang Aktris besar tapi nyanyian Kidung Jemaat yang digubahnya ini menjadi nyanyian yang terkenal dan dinyanyikan Gereja di seluruh dunia sampai saat ini Saat dukacita seperti ini, saat kita baru saja memasuki Tahun 2021 pada anak tangga ke – 2. Keluarga yang berduka dan kita semua menaruh banyak harapan dan rencana dalam hidup kita. Tapi Tuhan menetapkan hal yang berbeda. Seringkali dalam beratnya dukacita, kehilangan orang yang kita kasihi, kita merasa sesak, sedih, pedih bahkan kita tidak menyadari kehadiran Tuhan. Tapi seperti Yakub dan Sarah Adams. Tuhan hadir dalam dukacita keluarga. Ia adalah Tuhan yang mengerti dan peduli semua persoalan di hidup kita. Kehadiran Tuhan menjadi kekuatan bagi Yakub, bagi Sarah Adams, bagi penumpang kapal Titanic, bagi keluarga besar yang berduka dan bagi kita semua. Kehadiran Tuhan menegaskan bahwa janjiNya ya dan Amin. Walaupun salib dukacita ini berat tapi salib Kristus mengangkat kita dari kesedihan, pergumulan dan dukacita. Sesungguhnya peristiwa kematian dan dukacita ini adalah proses Tuhan berjumpa dengan keluarga besar. Sekalipun dukacita ibarat berbantal batu yang keras tapi hidup kita ditenangkan. Almarhum telah mengakhiri hidupnya, rencana dan harapan – harapannya untuk tahun 2021 kandas di tanggal 2 Januari tapi Tuhan telah memakai hidupnya untuk menjadi berkat bagi Keluarga, bagi rekan se profesi dan anak – anak didik bahkan dalam pelayanan Gereja. Hidupnya telah menjadi pujian bagi Tuhan. Oleh sebab itu bagi keluarga dan kita semua, marilah tetap mengimani kasih Tuhan. Tetaplah memuji Tuhan meskipun hati sedih dan remuk. Tuhan selalu dekat. PenyertaanNya sempurna. Ia menggenggam tangan kita sehingga kita tidak tergletak. Walupun semakin kita dekat dengan Tuhan, semakin besar pula ujian iman. Hidup kita dibentuk ibarat paku, semakin dihantam semakin kuat menancap. Karena semakin dekat dengan Tuhan maka semakin kuat pula kita menjalani dukacita dan semua problem di hidup kita. Batu deritapun kan dibentuk menjadi Betel yang kokoh teguh. Tuhan menghibur dan menguatkan keluarga dan kita sekalian. AMIN. Renungan Penghiburan DukacitaSyalom saudaraku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat datang di blog pribadi saya yaitu " Kali ini saya membahas sebuah Renungan Penghiburan Dukacita. Tujuan saya berbagi berkat firman Allah ini agar sobatku yang sedang mengalami dukacita karena hilangnya orang dikasihi bisa dihibur kembali melalui renungan setiap kita tidak menginginkan ada kematian sebab kematian adalah peristiwa yang menyedihkan. Dimana kematian adalah suatu peristiwa yang tidak bisa dihindari oleh setiap manusia, sebab manusia tidak ada yang kekal dan tidak ada yang abadi. Kematian adalah suatu pengalaman yang sulit diatasi setiap manusia karena kematian itu tidak menentukan usia seseorang. Karena kematian merupakan suatu peristiwa yang fakta yang tidak bisa dihindari oleh manusia. Dan kematian selalu ada kaitannya dengan perpisahan dengan keluarga, teman, sahabat atau orang yang dicintai. Perpisahan itu menyakitkan dan sulit untuk diterima oleh setiap atau tidak sadar, kematian itu adalah sesuatu keharusan yang akan dialami setiap manusia. Kematian datang sendiri tanpa harus diundang. Sebab kematian tidak mengenal status seorang, misalkan ia adalah orang kaya, miskin, orang suci atau orang kudus. Bahkan orang paling kuatpun di dunia ini, ia tidak bisa menghindar dari kematian. Dan kematian adalah suatu perpindahan roh dari tubuh ke alam roh yang tidak kelihatan. Bila dilihat dalam Alkitab dimulai dari Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru tidak ada manusia yang abadi. Setiap manusia pasti mengalami kematian yang tidak bisa dihindari, kecuali Henokh dan Elia. Sebab semakin berlanjutnya usia manusia dan telah menuju usia dewasa, maka tubuh itu bukan semakin kuat melainkan semakin lemah dan tidak berfungsi lagi. Sehingga mengakibatkan perpisahan tubuh dan jiwa, tubuh itu kembali ke tanah dan roh kembali kepada Allah. Hal ini dapat dilihat dalam Alkitab mengenai kisah Daud ketika ia telah tua dan lanjut umurnya. Daud bukan makin kuat melainkan tubuhnya semakin lemah. Alkitab mencatat bahwa Daud selalu diselimuti namun badannya tetap dingin 1 Melalui Renungan Penghiburan Dukacita Kristen ini saya menyampaikan beberapa hal yaitu sebagai berikut iniPertama, Kematian bukan akhir dari segalanya. Ketikan seseorang itu meninggal dunia merupakan tahap awal menuju kehidupan yang baru yang berbeda dari sebelumnya. Dari dunia nyata atau fisik berpindah ke dunia Orang yang meninggal di dalam Kristus adalah ada sukacita yang luar biasa karena Firman Tuhan berkata dalam 1 Tesalonika 414 "Karena jikau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus Kristus akan di kumpulkan bersama-sama dengan Dia".Ketiga, Tempat orang-orang percaya kepada Kristus saat ini yaitu di Firdaus. Pengertian dari kata Firdaus adalah taman surga, sebab kata Firdaus berasal dari kata Persial yang diartikan sebagai taman kerajaan. Ayat Firman Tuhan yang mengatakan orang Kristen yang meninggal berada di Firdaus yaitu Lukas 2343 "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus". Artinya ketika seseorang itu meninggal dunia seketika itu juga ia berada di Firdaus bersama-sama dengan Kristus. Keempat, Setelah masa Perhentian tempat perhentian ada kebangkitan orang-orang percaya. Sebagaimana yang di sampaikan Paulus dari 1 Korintus 15 yaitu orang-orang yang mati di dalam Kristus akan dibangkitkan kembali untuk menggunakan tubuh yang mulia sama seperti tubuh Kristus yang mulia yaitu kekal dan tidak berbuat dosa melalui Renungan Penghiburan Dukacita ini saya sampaikan kepada anda, BERSUKACITALAH sebab kematian bukan akhir kehidupan melainkan awal menuju kehidupan yang baru. TYM..Baca Selanjutnya..