Dalamhadist lain disebutkan akan pentingnya berniat menuntut ilmu. Diantara pelajaran penting dari berniat menuntut ilmu ialah: 1. Dalam menuntut ilmu hendaklah berniat mengharap ridha Allah. 2. Niat menentukan hasil dari amal seseorang. 3. Menuntut ilmu haruslah dengan hati yang ikhlas, agar ilmu tersebut dapat ridha Allah dan manfaat. 4. Banyakhadis mencari ilmu yang bisa menjadi pegangan tiap Muslim untuk terus belajar lantaran sangat besar keutamaan orang berilmu. Allah SWT pun meninggikan derajat orang-orang yang mencari ilmu karena ridha-Nya. Dalam Alquran, Allah SWT berfirman: BACA JUGA: Doa Sebelum Belajar Beserta Keutamaannya. يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ DalamAl-Quran, pengertian Al-Quran menurut bahasa dan istilah dalam hal ini menunjukkan rahmat yang besar dan juga memberitahukan pelajaran untuk orang-orang yang beriman. Al-Quran sendiri merupakan sebuah petunjuk, yang mana dapat membantu mengeluarkan manusia dari kegelapan untuk dapat menuju jalan yang lebih terang. 3. Abdullahbin Mubarak juga berkata, "Dahulu kami belajar adab 30 tahun, sedangkan kami mempelajari ilmu selama 20 tahun" Subhanallah, perkataan di atas menunjukkan pentingnya berperilaku adab yang baik, terutama saat menuntut ilmu. Dengan mempelajari adab akan lebih mudah memahami ilmu, selain itu ilmunya juga bisa menjadi berkah. Islamadalah agama yang mengutamakan sebuah ilmu. Dalam islam diwajibkan untuk semua individu muslim untuk menuntut ilmu. Selain belajar ilmu-ilmu yang bermaktub Al-Qur’an dan sunnah seorang muslim juga dianjurkan untuk memplajari ilmu yang bersifat kejadian alam maupun yang lainnya, dan akan menghasilkan ilmu ilmu lain seperti ilmu astronomi, ilmu tuliskanhadis yang menjelaskan tentang keuntungan hidup sederhana SD. SMP. SMA SBMPTN & UTBK. Produk Ruangguru. Beranda; SMP; ruangngaji; tuliskan hadis yang menjelaskan tentang keuntungan IM. Indri M. 03 Agustus 2020 04:26. Pertanyaan. tuliskan hadis yang menjelaskan tentang keuntungan hidup sederhana Mau dijawab kurang dari 3 my blog Sipp! Postingan lalu gw bahas tentang beberapa mimpi gw yang kayaknya lebih mengarah ke profesi. Then setelah gw liat salah satu tulisan gw sekitar beberapa bulan yang lalu akhirnya gw lebih milih nulis kenapa gw gak serius-serius amat buat ngejar ilmu dunia seperti belajar atau ambil jurusan matematika,atau kimia,atau yah yang MenjagaIlmunya. “Bencana orang berilmu adalah lupa, dan membicarakan dengan yang bukan ahlinya” (Ibnu Abu Syaibah) Sungguh benar-benar merugi orang-orang yang tidak menjaga ilmunya. Itu menjadi sebuah bencana bagi para penuntut ilmu, mereka mencari ilmu dengan susah payah namun mereka lupa akan ilmu-ilmunya. Dilansirdari Encyclopedia Britannica, ilmu yang mempelajari tentang hubungan, persamaan, dan perbedaan antar ruang di bumi geografi. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu ilmu yang membahas tentang berbagai aspek dalam masyarakat serta pengaruhnya bagi kehidupan manusia? beserta jawaban penjelasan Sebagaiorang-orang yang dijadikan rujukan dalam hukum, ulama dan ahli memiliki penjelasan mengenai pengertian Al quran yang setidak-tidaknya harus kita pahami berikut ini. 1. Muhammad Ali Ash-Shabuni. Menurut Ash-Shabuni, Al quran didefinisikan sebagai suatu firman dari Allah Swt. yang tidak ada tandingannya, diturunkan kepada Rasulullah s7iwWO. Daftar Isi Hadits Tentang Menuntut Ilmu 1. Kewajiban Menuntut Ilmu 2. Jalan Menuju Surga Dimudahkan 3. Ilmu yang Bermanfaat 4. Warisan Para Nabi adalah Ilmu 5. Orang Berilmu Tidak Terlaknat 6. Pahala Berlipat 7. Ilmu Lebih Baik daripada Amal 8. Ilmu Jadi Amal Jariyah 9. Menuntut Ilmu Ibarat Haji Sempurna 10. Orang Berilmu Akan Dicintai Allah 11. Dilindungi Malaikat 12. Penduduk Langit dan Bumi Memintakan Ampun 13. Wajah Bersinar 14. Mendatangkan Berkah 15. Orang Berilmu Pengganti Nabi 16. Lebih Tentram dengan Ilmu 17. Menuntut Ilmu untuk Ridho Allah 18. Dapatkan Dunia dan Akhirat dengan Ilmu 19. Pentingnya Memiliki Ilmu Makassar - Menuntut ilmu dalam Islam merupakan sebuah kewajiban yang patut dilakukan oleh setiap muslim laki-laki dan perempuan sejak lahir. Kewajiban dan pentingnya menuntut ilmu dijelaskan dalam sejumlah Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI disebutkan ilmu adalah pengetahuan tentang bidang yang disusun secara sistematis dengan metode tertentu untuk menjelaskan suatu gejala di bidang yang dimaksud dalam Islam tidak terbatas pada ilmu agama saja, bisa juga pengetahuan umum seperti sains, budaya, dan teknologi. Seperti firman Allah SWT berikut ini يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌArtinya "Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." QS. Surat Al-Mujadalah ayat 11.Kewajiban, manfaat, dan hikmah menuntut ilmu bagi umat Islam banyak dijelaskan dalam hadits. Berikut ini 20 hadits tentang menuntut ilmu yang perlu ilmu wajib bagi setiap muslim, sebagaimana hadits berikut iniطَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ"Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim" HR. Ibnu Majah no. 224, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, dishahihkan Al Albani dalam Shahiih al-Jaami'ish Shaghiir no. 3913.Dalam hadits lainnya Rasulullah SAW bersabdaتَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ رَواهُ الطَّبْرَانِيْ"Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu. HR Tabrani.Dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabdaمَنْ خَرَجَ فِى طَلَبِ الْعِلْمِ فَهُوَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ حَتَّى يَرْجِعَ"Barang siapa keluar dalam rangka menuntut ilmu, maka dia berada di jalan Allah sampai ia kembali."2. Jalan Menuju Surga DimudahkanSebagaimana hadits Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا، سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ"Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu padanya, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga." HR. Muslim.3. Ilmu yang BermanfaatKeutamaan ilmu yang bermanfaat, baik saat masih di dunia atau setelah مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ"Jika seorang manusia meninggal, terputuslah amalnya, kecuali dari tiga hal sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang berdoa untuknya." HR. Muslim.4. Warisan Para Nabi adalah IlmuHal ini sebagaimana dinyatakan oleh haditsاَلْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْنَارًا وَلَا دِرْهَامًا، وَلَكِنْ وَرَّثُوْا الْعِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ"Para ulama adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar ataupun dirham, tetapi mewariskan ilmu. Maka dari itu, barang siapa mengambilnya, ia telah mengambil bagian yang cukup." HR. Abu Dawud, at-Tirmidzi dan Ibnu Majah.5. Orang Berilmu Tidak TerlaknatOrang yang berilmu tidak terlaknat sebagaimana sabda Rasulullah SAWأَلَا إِنَّ الدُّنْيَا مَلْعُونَةٌ مَلْعُونٌ مَا فِيهَا إِلَّا ذِكْرُ اللَّهِ وَمَا وَالَاهُ وَعَالِمٌ أَوْ مُتَعَلِّمٌ"Ketahuilah bahwa sesungguhnya dunia itu terlaknat dan terlaknat pula isinya kecuali berdzikir kepada Allah dan ketaatan kepada-Nya, orang berilmu, dan orang yang belajar." Hasan HR. At-Tirmidzi no. 2322.6. Pahala BerlipatSebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyiمَنْ دَعَا إِلَى هُدًى، كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا"Siapa yang mengajak kepada petunjuk, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun." HR. Muslim no. 2674.7. Ilmu Lebih Baik daripada AmalKeutamaan ini tertuang dalam hadits yang berbunyiإِنَّكُمْ قَدْ أَصْبَحْتُمْ فِي زَمَانٍ كَثِيرٍ فُقَهَاؤُهُ، قَلِيلٍ خُطَبَاؤُهُ، كَثِيرٍ مُعْطُوهُ، قَلِيلٍ سُؤَّالُهُ، الْعَمَلُ فِيهِ خَيْرٌ مِنَ الْعِلْمِ، وَسَيَأْتِي زَمَانٌ قَلِيلٌ فُقَهَاؤُهُ، كَثِيرٌ خُطَبَاؤُهُ، كَثِيرٌ سُؤَّالُهُ، قَلِيلٌ مُعْطُوهُ، الْعِلْمُ فِيهِ خَيْرٌ مِنَ الْعَمَلِ"Sungguh kalian sekarang benar-benar berada di sebuah zaman yang banyak orang-orang faqihnya, sedikit para penceramahnya, banyak para pemberi, dan sedikit para peminta-minta. Amal di masa ini lebih baik daripada ilmu. Akan datang suatu zaman nanti di mana sedikit orang-orang faqihnya, banyak para penceramahnya, sedikit para pemberi, dan banyak para peminta-minta. Ilmu di masa itu lebih baik daripada amal." Shahih HR. Ath-Thabrani no. 3111.8. Ilmu Jadi Amal JariyahDalam sebuah hadits Rasulullah bersabdaإِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ"Apabila anak Adam meninggal dunia maka terputus semua amalnya tidak bisa lagi menambah pahala kecuali 3 orang, yaitu shadaqah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan orang, atau anak shaleh yang mendoakan orangtuanya." HR. Muslim no. 1631.9. Menuntut Ilmu Ibarat Haji SempurnaHal ini sesuai dalam salah satu hadits yang berbunyiمَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لَا يُرِيدُ إِلَّا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يُعَلِّمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ"Siapa yang bersegera pergi ke masjid hanya untuk tujuan belajar kebaikan atau mengajarkannya maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang haji secara sempurna." Shahih HR. Ath-Thabrani no. 7473 dalam Al-Mu'jam Al-Kabir.10. Orang Berilmu Akan Dicintai AllahHal ini sebagaimana dinyatakan dalam haditsمَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ، وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللَّهُ يُعْطِي، وَلَنْ تَزَالَ هَذِهِ الأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللَّهِ، لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ، حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ"Siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya maka Dia akan menjadikannya mendalami agama. Aku hanya berbagi dan Allah yang memberi. Akan senantiasa ada sekelompok dari umat ini yang tegak di atas perintah Allah, orang yang menyelisihi mereka tidak akan membahayakan mereka hingga datang hari Kiamat." HR. Al-Bukhari no. 3971 dan Muslim no. 1037.11. Dilindungi MalaikatSebagaimana dalam sabda Rasulullah yang berbunyiمَرْحَبًا بطالبِ الْعِلْمِ، طَالِبُ الْعِلْمِ لَتَحُفُّهُ الْمَلَائِكَةُ وَتُظِلُّهُ بِأَجْنِحَتِهَا، ثُمَّ يَرْكَبُ بَعْضُهُ بَعْضًا حَتَّى يَبْلُغُوا السَّمَاءَ الدُّنْيَا مِنْ حُبِّهِمْ لِمَا يَطْلُبُ"Selamat datang wahai penuntut ilmu. Sesungguhnya penutup ilmu benar-benar ditutupi para Malaikat dan dinaungi dengan sayap-sayapnya. Kemudian mereka saling bertumpuk-tumpuk hingga mencapai langit dunia langit paling dekat dari bumi, karena kecintaan mereka Malaikat kepada ilmu yang dipelajarinya." Shahih HR. Ath-Thabrani no. 7347 dalam Al-Mu'jam Al-Kabir.12. Penduduk Langit dan Bumi Memintakan AmpunHal ini termaktub dalam sabda Rasulullah yang berbunyiإِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالأَرَضِينَ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الخَيْرَ"Sesungguhnya Allah, para Malaikat-Nya, penduduk langit-langit dan bumi-bumi, hingga semut-semut yang ada di lubangnya, hingga ikat-ikan, benar-benar semuanya bershalawat memintakan ampun untuk orang yang mengajari kebaikan kepada manusia." Shahih HR. At-Tirmidzi no. 2685.13. Wajah BersinarDalam sebuah hadits Rasulullah bersabdaنَضَّرَ اللَّهُ امْرَأً سَمِعَ مِنَّا حَدِيثًا فَحَفِظَهُ حَتَّى يُبَلِّغَهُ غَيْرَهُ، فَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ إِلَى مَنْ هُوَ أَفْقَهُ مِنْهُ، وَرُبَّ حَامِلِ فِقْهٍ لَيْسَ بِفَقِيهٍ"Semoga Allah menjadikan bercahaya seseorang yang mendengar hadits kami lalu menghafalnya hingga menyampaikannya kepada orang lain. Betapa banyak orang yang membawa riwayat fiqih kepada orang yang lebih faqih darinya. Betapa banyak orang yang membawa riwayat fiqih tetapi tidak faqih." Shahih HR. At-Tirmidzi no. 2656.14. Mendatangkan BerkahHal ini sebagaimana dinyatakan oleh haditsعَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ كَانَ أَخَوَانِ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ أَحَدُهُمَا يَأْتِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْآخَرُ يَحْتَرِفُ، فَشَكَا المُحْتَرِفُ أَخَاهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَعَلَّكَ تُرْزَقُ بِهِ»"Ada dua orang bersaudara kakak-adik di zaman Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam di mana salah satu dari keduanya senantiasa mendatangi Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam untuk mendengarkan hadits dan yang lainnya sibuk bekerja. Lalu yang bekerja itu mengadukan saudaranya kepada beliau karena tidak ikut membantu kerja lalu beliau menjawab "Boleh jadi kamu diberi rezeki justru gara-gara saudaramu itu." Shahih HR. At-Tirmidzi no. 2345.15. Orang Berilmu Pengganti NabiDalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabdaفَضْلُ العَالِمِ عَلَى العَابِدِ كَفَضْلِي عَلَى أَدْنَاكُمْ"Keutamaan ahli ilmu atas ahli ibadah seperti keutamaanku atas orang paling rendah dari kalian." Shahih HR. At-Tirmidzi no. 2685.16. Lebih Tentram dengan IlmuHal itu sebagaimana tertuang dalam hadits berikutتَعَلّمُواالعِلْمَ وَتَعَلّمُوْا لِلْعِلْمِ السّكِيْنَةَ وَالْوَقَا رَ وَتَوَاضَعُوْا لِمَنْ تَتَعَلّمُوانَ مِنْهُArtinya "Belajarlah kalian ilmu untuk ketentraman dan ketenangan serta rendah hatilah pada orang yang kamu belajar darinya." HR Thabrani.17. Menuntut Ilmu untuk Ridho AllahMenuntut ilmu untuk mendapatkan ridho Allah تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِArtinya "Barangsiapa yang mempelajari ilmu yang dengannya dapat memperoleh keridhoan Allah SWT, tetapi ia tidak mempelajarinya kecuali untuk mendapatkan kesenangan duniawi, maka ia tidak akan mendapatkan harumnya surga di hari kiamat nanti," HR Abu Daud.18. Dapatkan Dunia dan Akhirat dengan IlmuKeutamaan orang-orang yang berilmu adalah mendapatkan dunia dan أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِاْلعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَهَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ، وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِArtinya "Barangsiapa yang hendak menginginkan dunia, maka hendaklah ia menguasai ilmu. Barangsiapa menginginkan akhirat hendaklah ia menguasai ilmu, dan barangsiapa yang menginginkan keduanya dunia dan akhirat hendaklah ia menguasai ilmu," HR Ahmad.19. Pentingnya Memiliki Ilmuالعلم قبل القول و العملArtinya "Berilmulah sebelum kamu berbicara, beramal, atau beraktivitas." HR Bukhari. Simak Video "Kartini, Islam dan Hadiah Pernikahan Tafsir Al-Qur'an" [GambasVideo 20detik] hsr/alk